Anggota TNI-AL Bongkar Rumah Milik “Mak Lampir”, Ada Apa?

Surabaya – Puluhan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL) dari Menbanpur (Resimen Bantuan Tempur) II Marinir Karang Pilang dan Komunitas Motor Tril Surabaya Barat mendatangi rumah Mak Lampir, di Kelurahan Sumur Welut, Kecamatan Lakarsantri, Selasa (26/3/2019) pagi. Namun, Mak Lampir yang di datangi puluhan Marinir ini, bukanlah Mak Lampir dalam film Misteri Gunung Merapi, melainkan wanita berusia 83 tahun bernama Mbok Iyem yang tinggal tak jauh dari lapangan tembak Bumi Marinir, Karang Pilang.Kedatangan para pasukan berseragam loreng ini bukan untuk merusak atau mengusir mbok iyem, melainkan untuk membedah tempat tinggal Mbok Iyem yang sudah tak layak huni. Dalam sehari-hari, Mbok Iyem sering di panggil warga sekitar dengan sebutan Mak Lampir karena ia tinggal di gubuk tua yang berlokasi tak jauh dari TPU (Tempat Pemakaman Umum). “Ya dulu kan tinggalnya di dekat makam. Tepatnya disamping keranda, makanya di panggil mak lampir,” kata Supardi, Warga Sekitar.Diusianya yang hampir satu abad, Mbok Iyem tinggal sebatang kara di sebuah rumah berukuran 3X4 meter persegi semenjak suaminya meninggal beberapa tahun lalu. Ditmabahagi Mbok Iyem sudah tak bisa melihat karena kondisi matanya yang sudah rabun. Untuk makan sehari-hari, mbok iyem hanya mengharapkan belas kasihan warga dan juga bantuan dari Dinas Sosial.”Karena melihat kondisi seperti itulah, kami (TNI-AL,red) dan Komunitas Tril Surabaya, ingin melakukan bhakti sosial untuk Mak Lampir atau Mbok Iyem dengan membedah rumahnya agar lebih baik dan layak untuk dihuni,” kata Letkol Marinir Pujiono, Paslog Menbanpur II Marinir Karang Pilang, Selasa (26/3/2019).Selain itu, Pujiono menuturkan jika Mak Lampir sudah berjasa besar untuk dirinya dan anggota marinir lainnya. Ketika anggota Marinir berlatih, Mak Lampir sering memberikan minum kepada anggota yang melintas didepan rumahnya. “Dulu pas saya masih berpangkat Letda, ketika latihan, saya sering di bantu oleh Mak Lampir ini,” tambah Pujiono.”Kami berharap, agar kondisi Mak Lampir bisa lebih baik dan diberi kesehatan dengan rumah barunya yang sudah diperbaiki,” tutup Pujiono. (Jem)

Berbagi Info

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *