Connect with us

Uncategorized

Angin Segar Toyo University Jepang Dukung Pembangunan Gedung Terpadu dan Rumah Sakit Wilayah Barat Menggunakan Skema KPBU

Published

on

 Sidoarjo
Pembangunan gedung terpadu Pemkab Sidoarjo dapat dibangun tanpa
menggunakan  dana APBD Kabupaten Sidoarjo. Konsepnya menggunakan
Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Konsep tersebut mendapat
angin segar dukungan pihak Toyo University Jepang.  Siang tadi,
Direktur Asia Public Private Partnership (PPP) Toyo University, Prof.
Sam Tabuchi datang menemui Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH,M.Hum di
pendopo Delta Wibawa, Rabu, (12/9).
Prof.
Sam Tabuchi yang datang bersama beberapa mahasiswanya juga memaparkan
skema tersebut. Ia katakan skema tersebut telah diterapkan Negara-negara
di dunia. Skema KPBU cocok diterapkan di negara berkembang. Seperti
yang akan diterapkan oleh salah satu daerah di Indonesia yakni
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
Prof
Sam Tabuchi katakan pihaknya akan membantu Kabupaten Sidoarjo
melanjutkan skema tersebut. Toyo University akan memberikan
kajian-kajian tentang keuntungan menerapkan skema KPBU.
“Universitas
Toyo ini bekerja keras supaya salah satu pemerintah daerah yang ada di
Indonesia ini akan menerapkan sistem KPBU yang sudah umum di terapkan
dunia-dunia internasional,”ucap Prof Sam Tabuchi melalui penterjemahnya.
Ia
melanjutkan pelaksanaan skema KPBU dikerjakan JICA (Japan International
Cooperation Agency). JICA merupakan institusi bantuan luar negeri
Pemerintah Jepang. JICA akan membantu membangun proyek gedung dengan
skema KPBU bila terlaksana.
“Skema
KPBU itu prinsipnya tanpa mengeluarkan dana dari APBD bisa membuat
infrastruktur atau bangunan dengan memanfaatkan dana swasta,”ucapnya.
Bupati
Sidoarjo H. Saiful Ilah menyambut baik dukungan pihak Toyo University.
Dihadapan Prof Sam Tabuchi ia jelaskan bahwa pembangunan gedung terpadu
masih terkendala ijin DPRD Sidoarjo. Begitu pula dengan  pembangunan
rumah sakit wilayah Barat yang menggunakan skema KPBU. Anggota DPRD
Sidoarjo belum memberikan ijin terkait rencana tersebut meski telah
dijelaskannya. Bahkan ia katakan ketua DPRD Sidoarjo pernah diajaknya
langsung ke Negara Jepang untuk mengetahui secara jelas penerapan skema
tersebut.
Ia
berharap dengan kajian-kajian dari Toyo University nantinya skema KPBU
mendapat persetujuan anggota DPRD Sidoarjo. Pasalnya melalui skema
tersebut pembangunan gedung terpadu maupun rumah sakit wilayah Barat
dapat terlaksana. Ia katakan pembangunan tersebut semata mata untuk
kemajuan Kabupaten Sidoarjo. Dengan pembangunan tersebut pelayanan
masyarakat dapat lebih maksimal. (Khol.Ben)
Pihak Toyo University Jepang saat berkunjung ke pendopo Delta Wibawa Sidoarjo

Berbagi Info