Connect with us

Headline

Diperiksa Kasus Investasi Bodong Rp 750 M, Penyanyi Eka Deli Berperan Koordinator Artis

Published

on

POJOKJATIM.NET- Publik Figur Eka Deli (ED) hari ini menerima panggilan Ditreskrimsus Polda Jawa Timur. ED tadi malam sudah menyerahkan reward mobil Fortuner warna putih di jakarta yang belum ada surat-surat kendaraannya.

Kapolda Jatim Irjen pol Luki Hermawan memberi keterangan terkait pemeriksaan penyanyi Eka Deli

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan menyampaikan, keterkaitan ED ini merupakan koordinator artis. Tidak menutup kemungkinan ada publik figur lain yang sudah masuk.

“Kami masih melakukan pengembangan, apakah publik figur artis lainnya itu merupakan endorse langsung ataupun sebagai member dan korban,” kata Luki, Senin (13/1/2020).

Mengenai kemungkinan figur publik tersebut menjadi tersangka kasus investasi ilegal, Kapolda Luki belum berani memastikan, namun semuanya pasti diperiksa.

“Nanti didalami. Kami belum berani menyatakan (penetapan tersangka). Yang jelas mereka akan diperiksa. Kalau tidak datang ya dijemput,” imbuhnya.

Dia juga memastikan akan banyak figur publik yang diperiksa terkait kasus MeMiles dengan harapan mampu menyelamatkan uang masyarakat yang telah tertipu investasi ilegal tersebut.

Sebelumya, dalam kasus investasi bodong MeMiles, polisi mengamankan uang nasabah sebesar Rp122 miliar dan menetapkan empat tersangka, yakni dua direksi berinisial KTM (47) dan FS (52). Dua tersangka lainnya Master Marketing MeMiles berinisial ML atau Dr E (54) dan kepala IT berinisial PH (22).

Selain itu, telah diamankan pula 18 unit mobil, dua sepeda motor, dan beberapa barang berharga lainnya, termasuk 120 unit mobil yang sudah diberikan ke anggota dan akan ditarik oleh Polda Jatim sebagai barang bukti.

“Untuk barang Reward 120 unit mobil akan dikembangkan lagi, apakah kerja sama dengan Lising atau tidak,” singkatnya.

Penynyi Eka Deli datangi Polda Jatim

Dalam kasus investasi bodong MeMiles, polisi mengamankan uang nasabah sebesar Rp122 miliar dan menetapkan empat tersangka, yakni dua direksi berinisial KTM (47) dan FS (52). Dua tersangka lainnya Master Marketing MeMiles berinisial ML atau Dr E (54) dan kepala IT berinisial PH (22).

Selain itu, telah diamankan pula 18 unit mobil, dua sepeda motor, dan beberapa barang berharga lainnya, termasuk 120 unit mobil yang sudah diberikan ke anggota dan akan ditarik oleh Polda Jatim sebagai barang bukti. (Tjan)

Berbagi Info