Connect with us

Metropolis

Imlek di Surabaya, Angpao Bergambar Tikus Diburu Warga Tionghoa

Published

on

POJOKJATIM.NET- Perayaan Tahun Baru Imlek 2020 tidak lengkap rasanya apabila tidak membeli angpao. Di Surabaya, penjual angpao meraup untung besar dalam penjualannya.

Pernak pernik Imlek di Pasar Atum Surabaya

Angpao yang dijualnya laris manis, terutama angpao yang bergambar Tikus. Karena warga Tionghoa meyakini tahun 2020 merupakan tahun Tikus Logam yang memiliki makna tahun yang sibuk dan penuh kreativitas.

Seperti para penjual angpao di Pasar Atum Mal Surabaya, yang ramai dikunjungi warga Tionghoa. Para pedagang pernik Imlek ini pun meraup untung besar dalam omset penjualan, lantaran barang dagangannya laris terjual.

Salim, pemilik toko mengaku bahwa tempat jualannya sudah ramai sejak beberapa minggu ini. Selain lampion dan berbagai pernik Imlek lainnya, angpao bergambar Tikus memang paling dicari oleh warga Tionghoa.

Ia juga mengaku bahwa omzet penjualannya mengalami peningkatan hingga seratus persen dibanding hari biasa. Pada hari biasa, penjualan pernik Imlek mempunyai keuntungan 1 juta rupiah per hari. Semlmentara menjelang Imlek, keuntungan bisa meningkat hingga 6 juta rupiah per hari.

“Semakin mendekati semakin ramai dari mulai minggu kemarin uda ramai sekali. Puncaknya ya hari sabtu dan minggu ini, yang paling utama adalah angpao, karena waktunya bagi-bagi angpao, baru lampion, pohon, angpao bergambar tikus logam, yang bermakna harus kerja keras,” ungkapnya, Jumat (24/1/2020).

Warga keturunan Tionghoa ramai berburu pernak pernik Imlek di Pasar Atum

“Kalau dibanding hari biasa sudah naik banget, untuk angpaonya sudah kayak wajib, dibanding hari biasa seratus persen, dari mulai seribu sampai jutaan,” tambah Salim.

Sementara itu, Sherly salah satu pembeli mengaku sering berbelanja pernik Imlek di Pasar Atum Surabaya, karena selain lengkap, harga perlengkapan Imlek lebih terjangkau dari tempat yang lain. Selain membeli makanan khas Imlek, dirinya juga membeli angpao bergambar Tikus untuk dibagikan ke saudara dan keponakan saat Imlek nanti.

“Beli angpao ini buat Imlek, buat saudara nanti. Beli makanan kue kering manisan juga. Rencana merayakan Imlek sama keluarga di Surabaya aja. Saya pilih di Pasar Atum karena lebih murah dan harganya terjangkau. Kalau orang Cina kumpul-kumpul sama keluarga pas Imlek gini, bagi-bagi rejeki, angpao, sudah tradisi,” ungkapnya.

Selain angpao, beragam aksesoris Imlek yang mayoritas bermotif gambar Tikus, mulai baju, lampion hingga patung Tikus logam masih menjadi favorit dan pasti diburu oleh warga, khususnya Tionghoa. (zen)

Berbagi Info