Connect with us

Pemerintahan

Indah Kurnia Bersama Bank Indonesia Sosialisasi Tingkatkan Gerakan Non Tunai Untuk Masyarakat Tropodo

Published

on


Pojokjatim.net, Sidoarjo
–  Anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurnia bersama Bank Indonesia Jawa Timur menggelar sosialisasi gerakan non tunai kepada warga khususnya di sekitar RW 06 Perum Wisma  Tropodo dan secara umum masyarakat Sidoarjo, (19/1/2020 ).
Tampak hadir dalam acara tersebut Narasumber Bank Indonesia Didik Prasetyo OetomoManajer Fungsi Elektronifikasi Pembayaran Daerah & Analisis system pembayaran, KPw. Bank Indonesìa Prov Jatim, Forkompimka Waru, Camat diwakilkan, Kapolsek Waru, Danramil Waru, serta tokoh masyarakat dan tokoh Agama Juga Karang Taruna, ibu-ibu PKK, dan Masyarakat Tropodo khususnya.


Indah Kurnia Anggota Komisi XI DPR RI menjelaskan,” pertimbangan dalam mengelola keuangan melalui transaksi non tunai membuat orang lebih cerdas berbelanja, agar semua lebih efisien, mengeluarkan dengan pertimbangan dan perhitungan yang matang,” terang Indah Kurnia.
“Sekaligus membantu Bank Indonesia memperkecil anggaran dalam mencetak, mengelola, dan menghancurkan uang tunai yang saat ini nilainya sekitar Rp 3 triliun, “Itu bisa diminimalisir,” tandasnya.


Masih kata Indah Kurnia,” Tranformasi perangkat non tunai seperti kartu atau Quick Responds Code Indonesia Standart (QRIS) dianggap lebih berbudaya dan mengikuti tren tanpa batasan usia dalam transaksi keuangan, “Mau usia berapapun kalau dia mampu menggunakan gadget bisa juga membuat hal lebih produktif,” tuturnya.


Dalam kesempatan tersebut Indah Kurnia berharap,” mengajak masyarakat Tropodo, mendukung Bank Indonesia untuk bersama mencerdaskan masyarakat untuk bisa berperilaku secara bertanggung jawab dalam mengelola keuangan, agar berapapun nilai pendapatan, masyarakat bisa survive menyisihkan sebagian untuk menabung, terlebih kemampuan rumah tangga dalam mengelola uang sangatlah penting, “Karena konflik dalam suatu rumah tangga seringkali terjadi bukan karena tidak lagi saling mencintai, tetapi ada yang tidak mampu mengatur keuangan.” tegas Bu Indah sapaan akrabnya.


Sosialisasi tersebut juga berfungsi meningkatkan literasi keuangan di masyarakat, Sebab, jika tingkat literasi suatu bangsa makin tinggi maka tingkat kesejahteraan pun akan semakin tinggi, “Jadi semakin tinggi tingkat literasi keuangan suatu bangsa, maka tingkat kesejahteraan bangsa itu otomatis akan terkatrol,” pungkasnya.


Sejalan dengan hal itu Didik Prasetyo  Oetomo manajer Fungsi Elektronifikasi Pembayaran Daerah dan Analisis System  bank BI Jatim juga berharap masyarakat bisa mentransfer edukasi non tunai ini kepada sekitarnya. Komisi XI bersama Bank Indonesia terus mendorong masyarakat bertindak cerdas dalam mengelola keuangan agar dapat digunakan untuk kebutuhan yang lebih produktif, “Jadi ini salah satu yang kita lakukan secara konsisten dan konsekuen mensukseskan Gerakan Non Tunai dari Bank Indonesia selaku otoritas di dalam mengatur sistem pembayaran di Indonesia,” ucapnya.


Tentu saja Acara yang bertujuan mengurangi penggunaan uang tunai agar lebih efisien ini di sambut sangat antusias masyarakat Tropodo, “Kami mengucapkan banyak  terima Kasih kepada Anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurnia dan Bank Indonesia Jatim yang telah memberi pengarahan dan keilmuan tentang pengelolahan keuangan sehingga  menggeser pola hidup konsumtif pada kebutuhan yang lebih produktif pada masyarakat Tropodo,” sambut Ketua Panitia Dodik Aris Sugiarto ( Bd )

Berbagi Info
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *