Connect with us

Headline

Ingin Tahu Gaji Anggota DPR dan Ketua DPR 2019-2024? Ini Hitungannya

Published

on

Sebanyak 575 anggota DPR RI 2019-2024 telah dilantik Selasa (1/10) lalu,
termasuk Puan Maharani yang terpilih sebagai Ketua DPR RI

POJOKJATIM.NET, Jakarta- Pasca-pelantikan 575 anggota DPR 2019-2024, Selasa (1/10/2019) lalu, publik banyak yang bertanya-tanya berapa gaji yang diterima para wakil rakyat itu. Termasuk gaji Ketua DPR. Ketua DPR yang dijabat politisi PDIP Puan Maharani.

Rincian gaji dan tunjangan anggota DPR RI ini telah diatur dalam Surat Edaran Setjen DPR RI No.KU.00/9414/DPR RI/XII/2010 tentang Gaji Pokok dan Tunjangan Anggota DPR RI. Sementara untuk ketetapan gaji diatur dalam Surat Menteri Keuangan Nomor S-520/MK.02/2015 tentang kenaikan indeks sejumlah tunjangan bagi anggota DPR.

Gaji anggota DPR ada tiga kategori, yakni gaji anggota DPR, gaji anggota DPR merangkap Wakil Ketua, dan gaji anggota DPR merangkap Ketua. Untuk anggota DPR saja, mereka menerima gaji pokok sebesar Rp4,2 juta. Gaji ini belum termasuk beragam tunjangan yang jika ditotal mencapai Rp19,1 juta.

Selain itu anggota DPR juga masih mendapat pemasukan dari mata gaji penerimaan lain. Untuk mata gaji penerimaan lain, anggota DPR menerima tunjangan kehormatan sebesar Rp5,5 juta, tunjangan komunikasi intensif Rp15,5 juta, tunjangan peningkatan fungsi pengawasan dan anggaran Rp3,7 juta, bantuan langganan listrik dan telepon Rp7,7 juta dan asisten anggota Rp2,2 juta.

Total dari penerimaan lain, anggota DPR mendapat Rp34,8 juta. Selain itu anggota DPR masih menerima mata gaji lain dari biaya perjalanan, rumah jabatan, perawatan kesehatan, uang duka, dan biaya pemakaman. Anggota DPR pun mendapat uang pensiun.

Jika ditotal, anggota DPR periode 2019-2024 akan menerima gaji hingga Rp66,1 juta per bulan. Jumlah ini berbeda dengan anggota DPR merangkap Wakil Ketua sebesar Rp78,8 juta, dan anggota DPR merangkap Ketua Rp80,3 juta.

Bagaimana dengan gaji Ketua DPR? Peneliti Seknas Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Gurnadi Ridwan, mengatakan, berdasarkan data terakhir yang didapatkan FITRA, acuan besaran gaji anggota DPR, termasuk Ketua DPR, berdasarkan Surat Menteri Keuangan No S-520/MK.02/2015. “Untuk Ketua DPR bisa mencapai Rp 79 juta – Rp 80 jutaan. Ada fasilitas lain yang kalau ditotal bisa capai Rp 200 juta,” kata Gurnadi seperti dikutip Kompas.com, Jumat (4/10/2019).

Berdasarkan data yang dirilis FITRA pada 2017, mengacu Surat Menteri Keuangan No S-520/MK.02/2015, seorang anggota DPR yang merangkap sebagai ketua, mendapatkan gaji pokok sekitar Rp 5.040.000. Gaji tersebut menjadi bernilai besar ketika digabung dengan berbagai tunjangan yang ada.

Berikut rincian gaji dan tunjangan yang diterima Ketua DPR:

Gaji dan Tunjangan Tetap

– Gaji Pokok                                        = Rp 5.040.000

– Tunjangan Istri (10% GP)            = Rp 504.000

Tunjangan Anak (2 anak x 2% GP) = Rp 201.600

Uang sidang / Paket                        = Rp 2.000.000

Tunjangan Jabatan                          = Rp 18.900.000

Tunjangan PPH pasal 21                = Rp 2.699.813

Penerimaan lain Tunjangan Kehormatan =Rp 6.690.000

Tunjangan Komunikasi Intensif = Rp. 16.468.000

Tunjangan Peningkatan Fungsi Pengawasan dan Anggaran = Rp 5.250.000

Bantuan Langganan Listrik dan Telepon = Rp 7.700.000

Sistem Anggota                                = Rp. 2.250.000

Biaya Perjalanan:

Uang harian:

a. Daerah tingkat I (per hari)                       = Rp. 500.000

b. Daerah Tingkiat II (per hari )                   = Rp 400.000

Uang representasi:

a. Daerah tingkat I (per hari)                       = Rp 400.000

b. Daerah tingkat II (per hari )                     = Rp 300.000

Rumah Jabatan :

Anggaran pemeliharaan:

a. RJA Kalibata, Jakarta Selatan (per tahun)          = Rp. 3.000.000

b. RJA Ulujami, Jakarta Barat (per tahun )             = Rp 5.000.000

Uang Pensiun (60% dari Gaji pokok)                        Rp. 3.024.000

Dari total dari keseluruhan perhitungan di atas gaji anggota DPR RI yang merangkap sebagai Ketua sekitar Rp 80.327.413. Selain itu, ada tunjangan beras Rp 30.090 per jiwa per bulan, fasilitas kredit mobil Rp 70 juta per orang per periode. (st1)

Berbagi Info
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2017 Pojok Jatim.