Connect with us

Hukum Kriminal

Kritis 4 Hari di Rumah Sakit, Korban Pengeroyokan di Diskotek Pentagon Akhirnya Tewas

Published

on

POJOKJATIM.NET- Satu dari empat korban pengeroyokan di Diskotek Pentagon, bernama Glenn Puttiray akhirnya tewas Minggu (9/2)siang. Ia menghembuskan nafas terakhirnya  setelah sempat menjalani perawatan intensif selama 4 hari di Instalasi Gawat Darurat (IGD), Rumah Sakit Islam Jemursari tepat pukul pukul 12.10.

Korban tewas semasa hidup

Hal itu disampaikan langsung oleh David, Ketua Maluku Satu Rasa (M1R). Kepada wartawan, David menyebut, Glenn tewas akibat sejumlah luka di sejumlah badan yang diderita usai kasus pengeroyokan beberapa waktu lalu. Luka yang paling parah adalah robek dikepala. Bahkan, akibat luka itu, Hemoglobin (Hb) darah dalam tubuh korban semakin menurun.

Hal tersebut mengakibatkan korban semakin hilang kesadaran hingga masuk dalam dalam fase kritis dan dinyatakan meninggal dunia. “Jadi sempat ngedrop sekali. Sudah 4 hari ya sejak malam itu,” kata David dihubungi Senin (10/2/2020).


Setelah menyelesaikan administrasi, jenazah akan segera disemayamkan di kediaman orangtuanya, di kawasan Rungkut. “Sejak kecil tinggal di Rungkut sama orangtuanya. Yang jelas dimakamkan di sini (Surabaya, red). Entah di (pemakaman) Kembang Kuning atau Keputih,” tandas dia.
David berharap, pihak kepolisian secepatnya bisa mengamankan pelaku hingga tidak berlarut-larut. Informasi yang diterimanya, saat ini sudah ada enam saksi yang diperiksa pihak kepolisian diantaranya, empat dari orang yang mengetahui kejadian itu. Sementara sisanya dari pihak manajemen diskotek itu.

Rencananya, perwakilan dari M1R mendatangi Polsek Tegalsari untuk mendesak pihak kepolisian. “Tadi (kemarin, red), saya sudah telpon Kapolsek. Saya harap cepat ditangkap agar tidak berlarut-larut,” pungkas David. Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kapolsek Tegalsari Kompol Rendi Surya Aditama belum bisa mengangkat telepon. (Jm)

Berbagi Info