Connect with us

Hukum Kriminal

Kuasa Hukum Jelaskan Kapal MT Express 88 yang Kandas di Bawean

Published

on

POJOKJATIM.NET- Pihak Kapal MT Express 88 akhirnya angkat bicara, terkait dugaan bahan bakar minyak (BBM) yang diangkutnya mencemari laut Kepulauan Bawean, Gresik. Bahkan, disebut-sebut merusak terumbu karang di sana. Kuasa Hukum Kapal MT Express 88 menegaskan bahwa kapal yang berangkar dari Semarang menuju Kendari ini mengalami force majeure akibat cuaca buruk saat itu.

Moh Muzayin selaku kuasa hukum Kapal MT Express 88 pemilik minyak HSD mengungkapkan saat itu kliennya membeli minyak dari Semarang melalui Patra, dikirim ke Kendari. Lantaran cuaca tidak memungkinkan, akhirnya kapal berhenti di Bawean kena angina, lalu kandas.

“Ini merupakan kejadian alam, kapal kita tidak terlalu mepet. Dikarenakan force majour, lalu kapal terseret ke batu karang. Jadi harus dibedakan, mana batu karang dan mana yang terumbu karang,” papar Muzayin, Rabu (5/2/2020).

Berkaitan dengan dokumen minyak HSD dan dokumen kapal, Muzayin menegaskan semua legal dan sah. Kalau tidak lengkap pasti sudah ditangkap saat berada di Semarang. “Dokumen-dokumennya lengkap, dari instansi yang terkait. Jadi tidak ada masalah dari segala dokumen lengkapnya, termasuk izin kapal, angkut HSDnya dan izin-izin lainnya,” lanjut Muzayin.

Sebelumnya, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur memberikan tanggapannya, terkait hasil dari pemeriksaan kandasnya kapal MT Express 88. Pihak instansi masih memeriksa terkait dampak ada dugaan kebocoran atau sisa sisa buangan.

Sedang Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Bawean juga sempat mengeluhkan adanya laut yang diduga tercemar minyak solar yang diangkut KM Express 88 yang tumpah. “Warga Bawean berusaha menjaga perairan Bawean supaya tidak terjadi kerusakan ekosistem dan terumbu karangnya, jika akibat kandasnya kapal tersebut merusak biota laut maka warga kami yang akan merugi,” kata tokoh pemuda Bawean, Guntur. (can)

Berbagi Info
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *