Connect with us

Headline

Machfud Arifin Menguat di Pilwali Surabaya, PKB Bakal Bentuk Koalisi Besar

Published

on

Irjen Pol Purnawirawan Machfud Arifin

POJOKJATIM.NET –  Mantan Kapolda Jatim Irjen Pol Purnawirawan Machfud Arifin terus didorong untuk maju sebagai calon walikota (Cawali) Surabaya di Pilkada 2020. Setelah ditemui Ketua Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Jatim, Masfuk pada 19 Desember 2019 dan disebut-sebut telah berkomunikasi dengan elit Partai Gerindra Jatim, kini Machfud Arifin juga didekati Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Namun kepastian PKB mengusung Machfud Arifin, masih menunggu koalisi terbentuk. Sebab, PKB hanya memiliki 5 kursi di DPRD Kota Surabaya.

Ketua DPC PKB Surabaya Musyafak Rouf mengaku pihaknya mengusulkan Machfud Arifin sebagai cawali. Usulan itu dituangkan dalam berita acara rapat pleno DPC PKB Surabaya tertanggal 27 Desember 2019, yang ditanda tangani Ketua Dewan Syuro DPC PKB Surabaya KH Mas Yusuf Muhajir dan Sekretaris Dewan Syuro DPC PKB Surabaya Masduki Toha. Ditambah pula tanda tangan Ketua DPC PKB Surabaya Musyafak Rouf dan Sekretaris DPC PKB Surabaya Mazlan Mansyur.

Pria yang akrab disapa Cak Syafak itu menjelaskan kalau usulan tersebut atas ajakan Machfud Arifin. “Tapi saya jelaskan ke Pak Machfud kalau suara PKB tidak cukup mengusung sendirian jadi perlu koalisi partai. Nanti kalau sudah terbentuk saya berani melangkah lebih lanjut” jelas Musyafak usai menggelar rapat Fraksi PKB di DPRD Surabaya Jum’at  (3/1/2019).

Mantan Ketua DPRD Surabaya ini menambahkan kalau sudah mendengar kabar keinginan sejumlah partai untuk berkoalisi dengan PKB. Mereka itu antara lain Gerindra, PAN, Nasdem dan PKS. “Tapi ini belum pasti lho ya” imbuhnya.

Jika koalisi itu terbentuk, maka sudah cukup untuk mengusung pasangan calon. Gerindra, PKB, dan PKS masing-masing 5 kursi. Ditambah Nasdem 3 kursi dan PAN 2 kursi. Maka totalnya 20 kursi. Kekuatan ini bisa menandingi PDIP yang memiliki 15 kursi.

Kalau koalisi partai terbentuk, maka setiap partai nantinya akan menyodorkan nama bakal calon wakil walikota. Salah satu diantaranya akan dipilih oleh Machfud Arifin. “Ya kayak model Jokowi gitulah” jelas Musyafak.

Musyafak menjelaskan alasan mengusulkan Machfud Arifin yang juga mantan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’aruf Amin di Jatim itu atas saran dari Kiai di Dewan Syuro PB NU. “PKB ini dilahirkan oleh NU, jadi harus mengikuti apa kata Kiai, tapi harus tetap pada aturan. Masa kalau suara ga cukup tetap memaksa, ga lah” urainya.

Usulan ini masih dimatangkan lagi melalui rangkain rapat internal dan sosialisasi. “Seperti ini tadi, kita menggelar rapat dengan kalangan Fraksi PKB, karena DPRD juga penting” ucap Musyafak. (str-1)

Berbagi Info