Connect with us

Metropolis

Mesin Pompa Berfungsi tapi Surabaya Masih Banjir, Legislator PSI: Ada Masalah Lain

Published

on

POJOKJATIM.NET – Banjir yang terjadi di awal tahun 2020 membuat publik heran. Termasuk di kalangan anggota DPRD Kota Suabaya. Padahal, Dinas PU Bina Marga dan Pematusan mendapat alokasi APBD hingga Rp 1,3 Triliun yang diantaranya untuk penanggulangan banjir. Namun nyatanya, banjir tetap saja terjadi. Karena itulah, anggota Komisi C dari Fraksi PSI Wiiliam Wirakusuma turun ke lokasi melakukan sidak ke lokasi, Senin (3/2/2020). Lantas, apa hasilnya?

Saat William Wirakusuma sidak ke sejumlah wilayah di Surabaya, ternyata mesin pompa air yang ada berfungsi semula. Padahal sebelumya disebut-sebut ada yang terbakar atau rusak. “Saya sudah ke rumah pompa. Terutama yang berkaitan dengan banjir kemarin. Seperti yang RKZ ke rumah pompa di Darmo Kali,” ujarnya.

Wiliam Wirakusuma

Menurut dia di sana kondisi pompa air sudah bagus semua. “Jadi bisa jalan dengan baik. Terus kemarin ada kabar juga ada pompa yang terbakar,” bebernya.

Soal pompa yang terbakar William melihat ternyata kapasitasnya tidak terlalu besar. Sehingga tak banyak berpengaruh. “Pompa lain yang besar sudah nyala. Sudah bagus kok. Sudah berjalan dengan baik,”lanjutnya.

Dari sini William mengambil kesimpulan ada permasalahan lain yang harus diselesaikan. “Ada masalah yang tidak berjalan dengan baik. Mungkin ada sampah, ada endapan yang masih banyak. Sehingga volumenya masih berkurang,” tegas dia.

Dalam kondisi bermasalah itu kebetulan jelas William debit curah hujan juga tinggi. Sehingga kemudian terjadilah permasalahan banjir. Sebagai solusi William ingin agar ada saluran yang perlu diperdalam. Kemudian saluran yang kotor harus dibersihkan dan juga saluran yang tidak tersambung dipertemukan ke saluran utama.

Selain itu William juga menyoroti perihal anggaran banjir yang sebenarnya cukup besar. Yakni, Rp 1,3 triliun lebih untuk Dinas PU Bina Marga dan Pematusan. “Ada tambahan untuk pompa, kemudian kapasitas juga dan pembebasan tanah. Seharusnya dengan anggaran yang besar bisa kurangi banjir,” terang William ini.

William menilai, dengan anggran Rp 1,3 trilun ini PU dapat mengatasi banjir Surabaya. “Kalau menurut saya PU kurang maksimal dalam penangan banjir ini,” katanya. Untuk tahun ini William ingin agar pekerjaan yang digarap oleh Dinas PU bisa cepat selesai. Sehingga saat musim hujan datang kembali Kota Surabaya sudah siap menghadapinya. (str-1/can)

Berbagi Info