Connect with us

Metropolis

Prostitusi Berkedok Karaoke, Queen Ktv Karaoke Terancam di Segel Pemkot

Published

on

ilustrasi

Surabaya – Setelah Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim melakukan penggerebekan dan penetapan mami LC (Ladys companion) café Queen Ktv Karaoke sebagai tersangka, membuat café dijalan Manyar No 53 Surabaya ini terancam ditutup.

Pasalnya, pemkot menilai, izin yang diberikan nampaknya hanya dibuat kedok untuk menutupi bisnis esek-esek (prostitusi) dibalik karaoke keluarga tersebut.  

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan bersikap tegas terhadap cafe Queen yang kedapatan menyediakan LC (ladys companion) yang bisa menemani bernyanyi dan juga bisa melayani tamu untuk melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Satuan PP Pemkot Surabaya Irvan Widyanto. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudparta) Surabaya serta Polda Jatim.

“Kalau memang benar informasi terkait berita bahwa adanya cafe yang menyediakan pemandu lagu yang bisa melakukan hubungan badan layaknya suami istri. Saya pastikan segera menutup cafe tersebut. Kami juga akan berkoordinasi dengan Disbudparta nantinya,” Tegas Irvan saat di konfirmasi, melalui sambungan teleponnya, Selasa (17/12).

Irvan menjelaskan, hal ini sudah pasti menyalahi perda (Peraturan Daerah), oleh karena itu tindakan tegas perlu dilakukan.

“Buktinya saat pihak Polda Jatim melakukan razia dan berkedapatan melakukan hubungan layaknya suami istri. Hal itu merupakan pelanggaran karena tak sesuai dengan izin yang diberikan. nanti akan segera ditutup,” kata Irvan.

Namun, ia masih belum bisa memastikan kapan Satpol PP dan Disbudpar Pemkot Surabaya melakukan tindakan penutupan cafe Queen. “Kami akan berkoordinasi dulu, tunggu saja,” tambah Irvan.

Diberitakan sebelumnya, Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim melakukan penggerebekan di Cafe Queen, Jalan Raya Manyar No.53, Menur Pumpungan, Kec. Sukolilo, Surabaya. (jem)

Berbagi Info