Connect with us

Hukum Kriminal

Rampas HP Pengunjung Pantai, Nelayan di Trenggalek Terciduk

Published

on

Kapolres Trenggalek menunjukan barang bukti dan tersangka

POJOKJATIM.NET, TRENGGALEK – Jajaran Polres Trenggalek menangkap seorang pria berisial M (50) yang berprofesi sebagai nelayan warga Desa Masaran Kecamatan Munjungan. Pria paruh baya ini ditangkap lantaran diduga kuat melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan di jalan umum tepi Pantai Blado Desa Masaran, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek.

Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H. dalam konferensi pers yang digelar di halaman Mapolres siang ini membenarkan hal tersebut.

“Iya benar, Unit Reskrim Polsek Munjungan menangkap M yang diduga sebagai pelaku Curas handphone” Ungkap AKBP Jean Calvin dihadapan para awak media, Jumat (4/10/2019).

Kejadian ini berawal, lanjut Calvin, pada Hari Senin tanggal 11 Februari 2019 lalu, sekira pukul 21.45 WIB, ketika korban pulang dari les di salah satu lembaga bimbingan belajar di Desa Munjungan bermain dipesisir pantai Blado Desa Masaran bersama salah seorang temannya.

“Kedua korban berjalan-jalan disekitar pantai Blado berboncengan sepeda motor. Tidak lama kemudian kedua korban didatangi oleh orang tidak dikenal” Jelas Calvijn

Pelaku yang belakangan diketahui adalah tersangka M tersebut tiba-tiba menarik kerudung (rambut) korban dan mendorong sepeda motor yang dikendarai hingga jatuh tersungkur dan mengakibatkan luka lecet dibagian kaki DNF.

Tidak hanya itu, M juga sempat memukul pelipis korban dan merebut paksa Handphone dan langsung melarikan diri. Atas kejadian tersebut, ayah salah satu korban kemudian melapor ke Polsek Munjungan.

“Setelah melalui serangkaian penyelidikan, Unit Reskrim Polsek Watulimo dan Polsek Munjungan berhasil menangkap tersangka M di TPI Pantai Prigi Watulimo, untuk selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Munjungan untuk proses Penyidikan lebih lanjut” tutut Calvijn.

Pertugas berhasil mengamankan barang bukti diantaranya sebuah handphone, dosbook dan satu nota pembelian. Sedangkan terhadap M, petugas menjerat dengan pasal 365 Ayat (1) KUHPidana tentang Pencurian dengan kekerasan yang diancam dengan pidana maksimal 9 (sembilan) tahun penjara. (Gn)

Berbagi Info