Connect with us

Uncategorized

Ribuan Masa Pendukung Paslon No 3 Prona Padati Stadion Yosonegoro Pada Kampaye Akbar

Published

on

Paslon 3 Prona saat menyanyikan
lagu wajib Prona, Jumat (22/6/2018)
Magetan. Ribuan
orang memadati lapangan Stadion Yosonegoro Magetan untuk mendengarkan orasi
kampanye akbar pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Nomor 3, Suprawoto Nanik
(Prona).
Kampanye pasangan Suprawoto – Nanik
(Prona) yang diusung oleh 3 partai politik, yakni Demokrat, PPP dan Hanura ini
juga dihadiri sejumlah tokoh dari pusat dan tokoh masyarakat yang sangat
berpengaruh, salah satunya adalah Parni Parto Mantan pensiunan Polisi Bitang
Tiga Serta Mantan Pensiunan dari Auri juga Bintang Tiga serta seluruh pengurus
partai pengusung.
Bahkan, Parni Parto juga mengajak
mencoblos terhadap pasangan Nomor urut 3 (Prona) dalam Pemilihan Bupati/Wakil
Bupati di Magetan tersebut.
Ketua Partai Demokrat Kabupaten
Magetan, Hartoto juga menghadiri kampanye tersebut. Hartoto, juga sempat
menyampaikan orasi singkat, bahwa dalam politik zaman now, isu SARA sudah tidak
efektif untuk menjegal lawan politik.
“Karena Indonesia merupakan
Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ber Bhineka Tunggal Ika, berazazkan
Pancasila dan UUD 1945,”tegas Ketua Demokrat Magetan Hartoto. Jumat (22/6/2017)
Orasi politik pertama dimulai
oleh Demokrat, dilanjutkan oleh ketua Partai PPP Kabupaten Magetan Gus Utom,
serta oleh Partai Hanura Tikno, di mana secara umum semua wakil partai tersebut
mengarahkan pemilih, untuk mencoblos Nomor urut 3, “Prona” pada tgl 27 Juni
2018 di TPS di 235 Desa dan Kelurahan di 18 Kecamatan se – Kabupaten Magetan.
Gelora kampanye akbar semakin
menggemuruh ketika artis dangdut nasional, New Arista, tampil menghibur sekitar
10 ribu massa pendukung “Prona” di sela-sela orasi politik berlangsung.
Gus Utom dalam orasinya berharap
pada pencoblosan 27 Juni nanti kepada masyarakat kepada pengurus Partai PPP,
timsukses serta simpatisan di Kabupaten Magetan kalau mau Magetan berubah dan
maju wajib dan harus memenangkan pasangan “Prona”.
“Untuk bisa menang sebagai
Bupati dibutuhkan sekira 280 ribu suara sesuai dengan pengalaman pada
Pemilukada tahun 2013 yang lalu,”pungkas Gus Utom. (Lak)

Berbagi Info