Connect with us

Headline

Tak Hanya Artis, Polda ‘Buru’ Pejabat Kemenkum HAM yang Terima 4 Mobil dari Investasi Bodong

Published

on

POJOKJATIM.NET- Polda Jatim terus mengembangkan kasus dugaan investasi ilegal yang dilakukan PT Kam and Kam melalui aplikasi MeMiles. Setelah memeriksa penyanyi Eka Deli, Senin (13/1/2020), Polda Jatim juga bakal memeriksa oknum pejabat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM). Pejabat tersebut diduga telah menerima 4 mobil mewah hasil dari investasi bodong yang telah mengeruk uang Rp 750 miliar dari para nasabahnya.

Barang bukti uang miliaran rupiah yang disita dari PT Kam and Kam selaku pengelola investasi MeMiles

 Oknum pejabat itu sempat viral di sebuah channel Youtube dengan akun Trenz Indonesia. Akun youtube ini berisi testimoni dari berbagai pihak yang menerima hadiah (reward) dari PT Kam and Kam.

Semula testimoni disampaikan General Head Leaders MeMiles F Suhanda, yang kini sudah ditetapkan tersangka dan ditahan Polda Jatim. Lalu, muncul testimoni kedua yang dilakukan penyanyi Eka Deli. Dan testimoni ketiga dari oknum pejabat berpakaian dinas Lapas.

Dalam video itu, pejabat tersebut terlihat menggunakan tag name Hilal di pakaiannya. Dia menyampaikan testimoni hadiah yang didapatnya dari MeMiles. Dia bercerita bahwa sang istri yang lebih dulu mendaftar di MeMiles dan telah mendapatkan mobil Mitsubishi Pajero. Sementara dirinya berinvestasi Rp7 juta mendapatkan mobil Toyota Fortuner.

Dia menyampaikan testimoni bersama Eva Martini Luisa, General Head Leaders MeMiles, yang kini sudah menjadi tersangka. Dari deskripsi, video tersebut diunggah pada 14 Oktober 2019. Namun, acara dalam video tertera berlangsung pada 10 Oktober 2019, di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

“Kami berusaha mengembangkan hasil pemeriksaan, seperti 4 mobil salah satu pejabat lapas lagi kita telusuri karena viral. Di medsosnya MeMiles sudah disampaikan. Ini akan kita tarik dan panggil,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Senin (13/1/2020).

Ia menambahkan, tidak hanya itu, semua aset yang sudah mengalir ke para member MeMiles diupayakan akan ditarik seluruhnya, termasuk yang ada ditangan para publik figure atau artis.

Sebelumnya, polisi menangkap 4 orang tersangka dalam kasus investasi ilegal PT Kam and Kam (MeMiles). Keempat tersangk adalah Kamal Tarachan atau Sanjay (Dirut), Suhanda (manajer), Eva Martini Luisa atau Dokter Eva sebagai motivator atau pencari member, dan Prima Hendika sebagai ahli IT yang membuat aplikasi Memiles.

Selain memanggil penyanyi Eka Deli, polisi juga telah mengirimkan panggilan pada 3 orang artis lainnya. Mereka adalah MT atau Marcello Tahitoe alias Ello, AN atau Adjie Notonegoro dan J atau Judika.

Penyanyi Eka Deli sudah menjalani pemeriksaan di Gedung Ditreskrimsus Polda Jatim, Senin (13/1/2020). Eka Deli diperiksa sebagai saksi terkait kasus investasi Memiles. Perempuan cantik ini juga telah menyerahkan mobil Fortuner warna putih kepada polisi. Mobil tersebut merupakan hadiah dari PT Kam and Kam, pengelola aplikasi Memiles. (jm/can)

Berbagi Info